Bunda Paud Gagas Pembelajaran Inovatif di Masa Pandemi Covid-19

Bunda PAUD Sulbar Andi Ruskati Ali Baal

SBChannel.id, Mamuju – Rapat Koordinasi Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Provinsi Sulawesi Barat tahun 2020. Dilaksanakan dalam dalam rangka sosialisasi pengembangan program PAUD berkualitas dengan layanan holistik integratif dengan mengusung tema “Mempersiapkan Generasi Cerdas dan Sehat Provinsi Sulawesi Barat yang Maju dan Malaqbiq”.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang juga Bunda PAUD Sulbar Andi Ruskati Ali Baal, mengharapkan kepada tenaga pendidik untuk terus memikirkan ide-ide inovatif dalam proses pembelajaran di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Tim Penggerak PKK bekerjasama dengan Balai Pengembangan PAUD Provinsi Sulbar menggelar Rapat Koordinasi Bunda PAUD Tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2020. Bertempat di Aula Tulip Hotel Matos, Senin (12/10/2020).


Rapat Koordinasi ini dihadiri oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar serta beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait lingkup Pemprov Sulbar. Juga dihadiri peserta dari enam kabupaten di Sulawesi Barat dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Bunda PAUD Sulbar Andi Ruskati Ali Baal mengingatkan kepada seluruh peserta rapat koordinasi untuk selalu memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 Tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas umum Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19, dapat dirangkum sebagai berikut:

  1. Jaga kebersihan tangan. Bersihkan tangan dengan cairan pencuci tangan atau hand sanitizer, apabila permukaan tangan tidak terlihat kotor. Namun, apabila tangan kotor maka bersihkan menggunakan sabun dan air mengalir.
  2. Jangan menyentuh wajah. Dalam kondisi tangan yang belum bersih, sebisa mungkin hindari menyentuh area wajah, khususnya mata, hidung, dan mulut.
  3. Terapkan etika batuk dan bersin. Ketika kita batuk atau bersin, tubuh akan mengeluarkan virus dari dalam tubuh. Jika virus itu mengenai dan terpapar ke orang lain, maka orang lain bisa terinfeksi virus yang berasal dari tubuh kita.
  4. Pakai masker. Bagi Anda yang memiliki gejala gangguan pernapasan, kenakanlah masker medis ke mana pun saat Anda keluar rumah atau berinteraksi dengan orang lain.
  5. Jaga jarak. Untuk menghindari terjadinya paparan virus dari orang ke orang lain, kita harus senantiasa menjaga jarak dengan orang lain minimal 1 meter.
  6. Isolasi mandiri. Bagi Anda yang merasa tidak sehat, seperti mengalami demam, batuk/pilek/nyeri tenggorokan/sesak napas, diminta untuk secara sadar dan sukarela melakukan isolasi mandiri di dalam rumah.
  7. Jaga kesehatan. Selama berada di dalam rumah atau berkegiatan di luar rumah, pastikan kesehatan fisik tetap terjaga dengan berjemur sinar matahari pagi selama beberapa menit, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan melakukan olahraga ringan. Istirahat yang cukup juga sangat dibutuhkan dalam upaya menjaga kesehatan selama masa pandemi ini. (***)

(Asmi Saleh / Ishaka M. Toib)