Lindungi Anak dari Bahaya Mutasi Virus Corona

MAKASSAR ‚ÄĒ¬†Mutasi¬†virus Corona¬†menjadi topik hangat di tengah masyarakat saat ini. Virus hasil¬†mutasi¬†ini disebut-sebut dapat menyebar lebih cepat dari pendahulunya.

Bahkan, mutasi virus ini bisa dengan mudah menyerang anak-anak. Meski demikian, belum ada bukti yang memadai terkait virus korona jenis baru yang mematikan bagi anak-anak ini.


Ketua Satgas IDI Wilayah Sulselbar, dr Abdul Azis menyarankan, orang tua harus lebih protektif melindungi keselamatan buah hatinya.

‚ÄúSaat sekolah meminta¬†anak¬†belajar sistem online, bukan berarti orang tua bisa seenaknya membawa¬†anak¬†ke mana-mana. Seperti pergi berlibur di Bali, dan lainnya. Belajar sistem online agar¬†anak-anak tetap tinggal di rumah,‚ÄĚ ucapnya, Minggu, 27 Desember.

Menurutnya, tingkat kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan sudah mulai kendur. Padahal, risiko bisa mengancam siapa saja.

‚ÄúOrang tua juga mesti menjaga diri agar¬†anak¬†tetap terlindungi. Setelah dari luar rumah, ganti pakaian langsung mandi sebelum bertemu keluarga,‚ÄĚ saran dr Abdul Azis.

Dokter Spesialis¬†Anak¬†Siloam Hospitals Makassar, dr Bob Wahyudin memaparkan, sejumlah penelitian memang telah menunjukkan bahwa risiko transmisi pada¬†anak¬†cukup besar. ‚ÄúTerutama pada¬†anak¬†usia sepuluh tahun ke atas, risikonya sangat besar,‚ÄĚ terang dr Bob.

Sejumlah penelitian, tambah dia, juga menunjukkan bahwa viral load (jumlah sampel virus yang masuk ke sistem tubuh) pada¬†anak¬†usia lima tahun jauh lebih banyak dari orang dewasa. ‚ÄúGejala klinis pada¬†anak¬†biasanya tidak terlalu kelihatan,‚ÄĚ imbuhnya.¬†(wis-sal/yuk/fajar)