Warung BUMDes Bonde Diresmikan

SBChannel.id, Majene – Secara garis besar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki beberapa manfaat, diantaranya komersil, pelayanan publik dan lainnya. BUMDes sebagai lembaga komersil mampu membuka ruang lebih luas untuk masyarakat meningkatkan penghasilan dan membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat desa.

Selain itu, melalui BUMDes tentu pembangunan desa dapat ditingkatkan melalui pengembangan potensi perekonomian desa untuk menjadi wadah bersama masyarakat pedesaan dalam membangun diri dan lingkungannya secara mandiri dan partisipatif.

Keberadaan BUMDes menjadi salah satu pertimbangan untuk menyalurkan inisiatif masyarakat desa, mengembangkan potensi desa, mengelola dan memanfaatkan potensi sumber daya alam desa, mengoptimalkan sumber daya manusia dalam pengelolaannya.


Tidak hanya itu, posisi penyertaan modal dari pemerintah desa dalam bentuk pembiayaan dan kekayaan desa yang diserahkan untuk dikelola sebagai bagian dari BUMDes juga merupakan aspek penting lainnya.

BUMDes yang ideal mampu menjadi poros kehidupan masyarakat desa. Karena berdiri untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat, mampu menyerap kapasitas produksi masyarakat dan aksesnya terbuka untuk semua masyarakat Desa dari berbagai elemen.

Dengan terbitnya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dapat dikatakan bahwa harapan besar muncul untuk menuju kehidupan desa yang otonom dalam mengelola pemerintahan dan masyarakatnya.

Dengan demikian akan mendorong lahirnya desa dengan tata kelola yang lebih akuntabel dan transparan, masyarakat desa yang partisipatif dan perekonomian desa yang mandiri.

Inilah terobosan yang dijalankan Pemerintah Desa (Pemdes) Bonde Kecamatan Pamboang, Majene dengan meresmikan warung BUMDes di wilayahnya. “Warung BUMDes Bonde ini, akan menyajikan berbagai makanan khas dan minuman segar lainnya,” tutur Awaluddin, Kades Bonde saat peresmian warung BUMDes Ambunna To Luaor, di lokasi Dermaga Tipalayo Dusun Soppeng Jawa Desa Bonde, Rabu 16 September.

Dikatakan, warung BUMDes Ambunna To Luaor diresmikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Majene Andi Amriana Chaerani pada Sabtu 12 September, dihadiri Camat Pamboang Akbar Mustar. “Kita tingkatkan pengembangan BUMDes ini melalui Anggaran Dana Desa (ADD) supaya PAD Desa Bonde juga meningkat sesuai hasil kesepakatan pengurus BUMDes,” terang Awaluddin.

Ia menambahkan, warung BUMDes Ambunna To Luaor akan menjadikan Desa Bonde sebagai ikon wisata kuliner di Majene, dengan menyajikan berbagai makan tradisional yang tidak dimiliki daerah lain di Majene.

 

“Ini juga bertujuan ketika dana desa tidak lagi mengalir ke desa, sehingga BUMDes menjadi penyangga untuk pendapatan perekonomian masyarakat Desa Bonde,” pungkasnya.

(Abd Hafid / SBChannel.id)