Inter Milan Membalik ‘Kekalahan’ di Menit Akhir

JAKARTA – Inter Milan menang melalui kegentingan panjang saat menjamu Torino di Giuseppe Meazza, Minggu (22/11/2020) malam WIB. Mereka membalik ‘kekalahan’ dengan telak di sepertiga akhir pertandingan.

Inter harus bergerak maraton dari awal sampai akhir. Anak asuh Antonio Conte kemudian mengubah ketertinggalan 0-2 menjadi unggul 4-2 di akhir pertandingan.

Di babak pertama hingga hampir separuh babak kedua Inter dicecar gol-gol Torino yang dicetak Simone Zaza dan Cristian Ansaldi.


Hingga akhirnya Romelu Lukaku cs mengubah wajah di babak kedua. Inter membalas defisit itu dengan gelontoran gol Alexis Sanchez, Romelu Lukaku (2), dan Lautaro Martinez.

Inter mendapatkan peluang pertama ketika tembakan winger Ashley Young melenceng dari gawang di menit ketiga.

Nerazzurri mendominasi penguasaan bola, tetapi kebanyakan distribusi mereka cuma berputar-putar di luar wilayah pertahanan Torino.

Malah Il Toro yang memperoleh kans emas pertama saat tembakan Simone Zaza menggetarkan sisi luar jala Samir Handanovic.

Malah Il Toro yang memperoleh kans emas pertama saat tembakan Simone Zaza menggetarkan sisi luar jala Samir Handanovic.

Menit ke-13, Cristian Ansaldi berinisiatif melesakkan tembakan jarak jauh yang mampu ditangkap Handanovic.

Zaza kembali mengancam pada menit ke-21 dengan upayanya lagi-lagi dimentahkan Handanovic.

Memanfaatkan serangan balik setelah Andrea Ranocchia melakukan blunder, Zaza yang lolos dari jerat offside berada dalam posisi prima untuk mencetak gol.

Hanya, tembakan penyerang gundul itu diblok oleh kaki Handanovic.

Akhirnya, Zaza menuntaskan rasa penasaran itu dengan mencetak gol Torino pada injury time babak pertama.

Bermula dari operan tek-tok 3 pemain, Zaza menyelesaikannya dengan tembakan kaki kiri memukau walau dijepit 3 pemain Inter.

Pada babak kedua, penderitaan Inter Milan bertambah saat laga memasuki menit ke-62. Wasit menunjuk titik putih melalui tinjauan VAR setelah Ashley Young menendang dada Wilfried Singo di dalam kotak penalti

Eksekusi penalti Cristian Ansaldi mulus menyarangkan bola ke gawang mantan timnya. Tertinggal 0-2, Inter terlecut.

Pasukan Antonio Conte menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dalam tempo 5 menit saja.

Gol pertama Inter lahir dari tendangan Alexis Sanchez yang menyambar bola hasil tembakan Lukaku setelah memantul kena mistar (64′).

Adapun gol kedua merupakan hasil kerja sama gantian antara assist Sanchez kepada Lukaku, yang mendorong bola di muka gawang (67′).
Insiden penentu terjadi pada menit ke-83 setelah Achraf Hakimi dijatuhkan Gleison Bremer di dalam kotak penalti.

Kali ini VAR menguntungkan Inter Milan karena tinjauan ulang wasit menghasilkan tendangan penalti bagi Nerazzurri.

Lukaku yang menjadi algojo sukses menyarangkan bola untuk melengkapi comeback Inter Milan jadi unggul 3-2.

Jelang akhir laga, Inter menggaransi tripoin saat gol Lautaro Martinez menyempurnakan pesta kebangkitan tim (90′). (*)