Selasa, 07 Desember 2021

Program Vaksinasi Sulbar Masih Harus Dipacu

Vaksinator melakukan penyuntikan vaksin covid kepada salah satu masyarakat, di Mamuju, beberapa waktu lalu.

MAMUJU – Mewujudkan herd immunity atau kekebalan kelompok masih terus dipacu oleh pemerintah daerah bersama TNI-Polri.

Data Dinas Kesehatan Sulbar per tanggal 18 November, vaksinasi dosis pertama mencapai 44,91 persen atau 489.142 sasaran. Dosis kedua mencapai 24,54 persen atau 267.253 sasaran. Target vaksinasi 1.089.240 jiwa.

Menurut Kepala Dinas Sulbar, drg. Asran Masdy, berkoordinasi terus dilakukan dengan pihak-pihak terkait, baik pemerintah kabupaten maupun TNI/Polri untuk terus menggalakan vaksinasi, setidaknya mencapai 70 persen di akhir tahun ini.

Sekaligus kata dia, bagaimana mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 atau gelombang ketiga menjelang Natal dan Tahun Baru atau Nataru.

“Kita saat ini juga intens berkoordinasi dengan pemerintah Pusat bagaimana bisa menjamin ketersediaan vaksin,” kata Asran, Sabtu 20 November 2021.

Dikatakan, percepatan vaksinasi masih harus digenjot sehingga Dinkes Sulbar membuka ruang untuk berkolaborasi dengan pihak manapun yang ingin menyelenggarakan vaksinasi Covid-19.

“Dan kita support ketersediaan vaksin nya supaya bisa mempercepat capaian, realisasi vaksinasi,” imbuh drg Asran.

Selain memacu program vaksinasi, untuk memutus mata rantai covid-19, drg Asran juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Selama ini, berbagai program terus dilakukan dengan kerja sama lintas sektor, seperti TNI, Polri, BIN, dan kelompok masyarakat lainnya.

Sementara dari pihak kepolisian Polda Sulbar, sampai jajaran Polres dan Polsek, sampai saat ini terus bergerak di lapangan melakukan percepatan vaksinasi.

Kapolresta Mamuju Kombes Pol Iskandar, mengatakan Gerai Vaksinasi Polresta Mamuju dibuka setiap hari di Mapolresta Mamuju. “Polresta Mamuju berkomitmen meningkatkan capaian vaksinasi di Mamuju dan akan terus membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Mamuju,” ujar Kombes Pol Iskandar.

Ia menambahkan, untuk percepatan Vaksinasi gerai Vaksinasi Polresta Mamuju menerapkan tiga pola yaitu Stationer, mobile dan Razia kendaraan.

“Harapannya hasil pencapaian akan maksimal sehingga di akhir November ini akan mencapai diatas 70 persen. Karena melihat dari awal bulan ini Alhamdulillah hasil capaian lumayan signifikan dan semoga target capaian bisa terwujud,” terang Kapolresta.

VAKSINASI WARGA DI KEPULAUAN

Upaya percepatan juga telah dilakukan tim dari Lanal Mamuju, dengan melakukan program vaksinasi di wilayah Kepulauan.

Komandan Lanal Mamuju, Letkol Marinir Anthonius Temmy Irawan mengatakan, pihaknya bakal terus membantu pemerintah dalam menyukseskan vaksinasi dengan menyasar sejumlah kepulauan yang belum tersentuh vaksin.

Ia mengaku, telah memprogramkan kegiatan vaksinasi dalam waktu dekat. Jika kondisi cuaca sudah membaik anggotanya langsung bergerak ke melakukan jemput bola.

“Kalau target khusus tidak ada. Intinya kita berusaha semaksimal mungkin semua saudara-saudara kita yang ada di pesisir dan pulau-pulau bisa mendapatkan vaksinasi,” kata Temmy.

Namun yang menjadi kendala utama kata dia, masih banyak warga yang takut divaksin karena belum mengetahui dampak positif vaksinasi.

Olehnya, ia meminta seluruh pihak baik dari pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama dan media massa, bersama-sama mensosialisasikan manfaat vaksinasi.

“Makanya kita bersama-sama ini. Tidak hanya kita saja Lanal atau angkatan laut tapi kita bersama-sama. Rekan-rekan dari media mungkin bisa memberitahukan melalui medianya masing-masing bahwa vaksin ini aman. Ayo kita sama-sama di vaksin, kan gitu,” ujarnya.

Letkol Anthonius Temmy juga berharap semoga pandemi covid-19 ini segera berakhir sehingga manusia dapat hidup tenang, bisa hidup nyaman dan perekonomian kembali meningkat.

“Jadi mohon bantuannya rekan-rekan untuk supaya mencegah jangan sampai ada orang-orang yang berusaha untuk memberikan hoax tentang pandemi, tentang bahaya vaksin dan lain-lain. Kita cegah sama-sama ini supaya ini benar-benar berakhir dan kita bisa hidup dengan tenang, bisa hidup dengan nyaman, perekonomian meningkat,” pungkasnya. (nas)