Prof Zudan Apresiasi Kemajuan Mamuju Tengah

Penjabat Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh bersama Bupati Mateng H Aras Tammauni saat menghadiri puncak acara Hari Jadi Mateng ke-11 pada 14 Desember 2023. (foto: ishaka)

TOBADAK – Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) sebagai daerah otonom yang terbentuk berdasarkan Undang Undang RI Nomor 4 Tahun 2013 kini di usianya yang 11 tahun pada 14 Desember 2023 semakin maju dan berkembang.

Puncak peringatan Hari Jadi Mateng ke-11 dilaksanakan di halaman kantor bupati dihadiri langsung Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Prof Zudan Arif Fakrulloh, Ketua DPRD Sulbar Hj Siti Suraidah Suhardi.

Bupati Mateng H Aras Tammauni, Wakil Bupati HM Amin Jasa, Sekda Dr Askary Anwar, Ketua DPRD Dr Arsal Aras bersama unsur Forkopimda, anggota dewan, para asisten, pimpinan OPD, para kepala bagian, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama serta undangan lain hadir pada puncak acara hari jadi tersebut.


Dr Arsal Aras, Ketua DPRD membacakan sejarah singkat pembentukan Kabupaten Mateng. Peringatan Hari Jadi Mateng ke-11 tahun ini mengambil tema “Bekerja Bersama Dalam Keberagaman”.

“Atas nama pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Barat dan pribadi, saya ucapkan selamat Hari Jadi Kabupaten Mamuju Tengah yang ke 11,” ujar Penjabat Gubernur Prof Zudan saat memberikan sambutannya.


Ketua DPRD Mamuju Tengah Dr Arsal Aras (kiri) bersama Sekretaris Daerah Dr Askary Anwar (tengah).

Prof Zudan berharap melalui momentum hari jadi tahun ini, mari kita jadikan sebagai energy pendorong untuk merealisasikan pembangunan di Kabupaten Mamuju Tengah. Yaitu dengan melakukan percepatan penanggulangan kemiskinan, meningkatkan investasi sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Provini Sulbar, lanjut Zudan, mendukung dan mendorong Kabupaten Mateng sebagai salah satu daerah penopang utama kebutuhan di ibu kota nusantara atau IKN.

“Mari kita tingkatkan persatuan dan kesatuan serta rasa kebersamaan dalam membangun daerah ini. Pentingnya membangun sinergitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan antara pemerintah provinsi dan seluruh pemerintah kabupaten se Sulbar,” kata Penjabat Gubernur Sulbar.

Zudan menyampaikan, pemerintah daerah wajib memprioritaskan kebijakan anggaran dalam perencanaan pembangunan daerah. la berharap agar terus semangat melaksanakan program pemerintah di tengah keterbatasan fiskal, pengendalian inflasi, mengatasi stunting, anak tidak sekolah, pernikahan dini, kemiskinan extrim.

“Dengan usia ke 11 ini kita semakin meningkatkan motivasi untuk lebih giat membangun daerah. Untuk masa sekarang dan dimasa mendatang,” harap Prof Zudan.


Ketua DPRD Sulbar Hj Suraidah Suhardi, Penjabat Gubernur Prof Zudan Arif Fakrulloh, Bupati Mateng H Aras Tammauni, dan Wakil Bupati HM Amin Jasa.

CAPAIAN KEBERHASILAN :

Bupati Mateng H Aras Tammauni dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati HM Amin Jasa menyampaikan, indeks pembangunan manusia atau IPM mengalami peningkatan menjadi 67,63 (meningkat 0,83%), pertumbuhan ekonomi sebesar 2,20%.

Derajat kehatan semakin membaik, dimana usia harapan hidup tertinggi kedua di Sulbar yakni sampai 68,97 tahun. Kemiskinan terendah kedua di Sulbar sebesar 7,17%. Pencapaian lainnya yaitu desa dengan status tertinggi Indeks desa membangun atau IDM bertambah dua desa yaitu Desa Salogatta dan Desa Babana. Sehingga sudah ada lima desa mandiri sejak 2021.

Penghargaan lainnya yaitu opini wajar tanpa pengecualian atau WTP 8 kali berturut-turut sejak 2015. Indeks inovasi tertinggi di Sulbar sejak 2020, dan urutan 77 dari 415 kabupaten.

Kabupaten layak anak kategori pratama, juara pertama penghargaan perencanaan pembangunan daerah (PPD) tingkat Sulbar, penghargaan BKN Award tingkat regional. Penghargaan desa bebas stunting tingkat nasional.

Elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD) tertinggi di Sulbar, penghargaan pelayanan publik tertinggi tingkat provinsi dari Ombudsman RI, penggunaan Srikandi tertinggi.

“Dari potret pencapaian menandakan bahwa kita sudah bekerja keras untuk lebih meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan masyarakat. Namun harus kita sadari bersama bahwa upaya mewujudkan cita-cita pembentukan (Mamuju Tengah-red) masih memerlukan proses dan kinerja yang lebih keras lagi, khususnya pencapaian Indonesia Emas 2045,”

Bupati Mateng berharap, melalui momentum peringatan HUT ini sebagai wujud apresiasi atas lahirnya daerah ini dapat sama-sama kita representasikan melalui peranserta dan sumbangsih dalam turut membangun Kabupaten Mateng.

“Dengan sumbangsih sekecil apapun sesuai peran dan fungsi kita, akan menjadi kontribusi yang luar biasa bagi kemajuan kabupaten kita ke depan,” ujarnya. (Advertorial)