Kerusakan Jalan Lingkungan Panggalo Nyaris Putus

MAJENE – Pembangunan infrastruktur jalan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik di wilayah dusun maupun di lingkungan karena infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan vital yang harus dipenuhi.

Selain itu, jalan merupakan salah satu sarana transportasi yang sangat berpengaruh terhadap aktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan terbangunnya infrastruktur jalan yang memadai, masyarakat juga dapat menjangkau akses kesehatan sehingga dapat menekan angka kematian.


Namun jalan di Lingkungan Panggalo Kelurahan Pangaliali Kecamatan Banggae justru mengancam jiwa para pengendara yang melintas lantaran usulan perbaikan belum mendapat respon dari pemerintah.

“Sudah puluhan tahun usulan perbaikan jalan ini belum direspon pemerintah, padahal jalan ini bukan hanya kepentingan warga Lingkungan Panggalo, tapi juga warga Lingkungan Rusung dan masyarakat pengendara lainnya,” tutur Nasaruddin warga setempat, Minggu (28/04/2024).

Warga lainnya Nadia juga mengatakan, pemerintah semestinya sudah membuka mata untuk melakukan perbaikan jalan di Lingkungan Panggalo, karena selain kondisi kerusakan jalan yang sangat parah juga terancam putus akibat kikisan air hujan.

“Sudah berapa kali warga menambal lubang jalan dengan swadaya, tapi hasilnya tidak lama, apakah pemerintah melakukan perbaikan setelah jalan ini menelan korban jiwa ?,” tanya dia.

Warga lainnya juga mengungkapkan, selama dua periode masa Pemerintahan Kabupaten Majene hingga tahun ini dinilai tidak berhasil membangun Majene secara merata.

“Terus terang jalan di Lingkungan Panggalo sampai jalan setapak menuju Lingkungan Salabose belum pernah ditingkatkan meski Pemerintah Kelurahan Pangaliali berbagai upaya mengusulkan melalui musrenbang tapi tidak direspon, padahal kedua jalan ini dilalui para pejabat Majene dan Provinsi Sulbar setiap peringatan Maulid,” keluhnya. (*)