Selasa, 07 Desember 2021

Kemenag Sulbar Utamakan Prokes dan Vaksinasi

Kepala Bidang Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Sulbar, Ahmad Barambangi.

MAMUJU – Protokol kesehatan dan vaksinasi harus dipenuhi jamaah dalam menjalankan ibadah haji maupun umrah.

Untuk itu, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat mengimbau seluruh calon jamaah haji dan umrah untuk mempersiapkan diri, terutama dengan melakukan vaksinasi.

Menurut Kepala Bidang Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Agama Sulbar, Ahmad Barambangi, pihaknya masih menunggu regulasi tekhnis dari Kemenag RI.

Ia pun mengimbau seluruh calon jamaah agar bersiap dengan segala penerapan protokol kesehatan. “Sulbar jauh-jauh sudah mempersiapkan semuanya, baik dari perlengkapan haji seperti buku kesehatan,” jelasnya.

“Prinsipnya, masyarakat harus mempersiapkan diri dengan baik. Kami hanya memberikan imbauan termasuk kepada jamaah waiting list untuk mendatangi tempat vaksin sesuai anjuran pemerintah,” ujarnya lagi.

Tidak hanya itu, isolasi sebelum berangkat dan saat kembali ke Indonesia di asrama haji, hotel, atau tempat lain yang sudah terstandarisasi.

“Vaksinasi tetap menjadi prasyarat utama, bahkan kalau hanya dua kali vaksin tidak bisa, harus ada booster atau vaksin ketiga,” ucapnya.

Hanya saja, ia belum mengetahui vaksin seperti apa yang akan digunakan untuk vaksin ketiga nantinya.

“Persiapan itu paling lambat dilakukan enam bulan sebelumnya, paling lambat bulan satu (2022) sudah ada proses” ujarnya.

Selain itu, kata Ahmad Barambangi, jamaah nantinya juga harus selalu menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, berupaya menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.

Salah satu jasa travel umrah, PT Prima Unggul Cabang Sulbar juga masih menuggu jadwal pemberangkatan dari pusat.

Mengenai penerapan protokol kesehatan, pihak manajemen mengaku telah melakukan sosialisasi kepada seluruh jamaah yang akan berangkat termasuk mengenai vaksin.

“Siapa yang mau berangkat harus menunjukkan kartu vaksinnya karena itu menjadi syarat utama,” kata Wawan, pimpinan perusahaan tersebut. (nas)