Selasa, 07 Desember 2021

Internalisasi Kampanye Prokes Covid-19

Tim vaksinator dari dinas kesehatan melakukan penyuntikan vaksin covid kepada warga di daerah Tambayako Kecamatan Simboro, Selasa 23 November 2021.


MAMUJU – Berbagai upaya bersama harus dimaksimalkan dalam menangani pandemi coronavirus disease (covid-19). Tidak cukup dengan hanya sosialisasi saja. Tapi diperlukan upaya internalisasi untuk lebih memperdalam pemahaman tentang pandemi covid-19.

Memang, kasus positif covid-19 di Provinsi Sulawesi Barat sudah menunjukkan angka yang semakin menurun. Itu berarti, upaya pemerintah yang melaksanakan program vaksinasi nasional dan penerapan protokol kesehatan (prokes) covid-19 memperlihatkan  trend yang semakin membaik.

Walau demikian, masyarakat tidak boleh abai dengan semakin menurunnya kasus covid-19. Masyarakat harus diimbau sadar vaksinasi dan selalu mematuhi Prokes covid-19. Masyarakat sudah harus menanamkan nilai untuk selalu memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan sebagai kebiasaan hidup baru di era pandemi.

Upaya penanganan pandemi Covid-19 di Provinsi Sulbar telah menunjukkan kemajuan. Kasus positif kian berkurang, kesembuhan bertambah. Namun jangan sampai lengah dalam menerapkan protokol kesehatan.

Kemajuan penanganan pandemi berlangsung di seluruh wilayah kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat. Salah satunya Kabupaten Mamasa yang terus menunjukkan trend positif.

Sejak Oktober sampai menjelang penghujung November 2021, tidak ditemukan adanya tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kita bersyukur karena penanganan sudah berjalan baik. Tidak ada penambahan kasus Covid-19. Kami berharap seterusnya tak ada tambahan kasus,” ujar Kabid Hubmas dan Komunikasi Publik, Kominfo Kabupaten Mamasa, Demmaelo dalam keterangannya, awal pekan ini.

Hingga awal pekan ini, kasus Covid-19 di Mamasa, terlapor 1.497 jiwa sudah terpapar virus asal Wuhan, China. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.478 orang dinyatakan sembuh dan meninggal dunia 17 orang.

“Positif sisa satu orang sementara dalam perawatan, isolasi mandiri,” imbuhnya.

Penanganan pandemi yang berjalan baik tak lepas dari kontribusi dan sinergi para pihak terkait di Kabupaten Mamasa. Termasuk dalam hal percepatan vaksinasi bagi warga setempat.

Tak kalah pentingnya, kata dia, dukungan dan partisipasi masyarakat dalam memperlancar kegiatan pencegahan dan vaksinasi covid yang kini sudah mendekati target minimal 70 persen.

“Hal ini tentunya agar dapat dipertahankan, utamanya dengan kesadaran masyarakat Mamasa dalam penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan,” ujarnya, menambahkan.

Karena itu, meski tak ada tambahan kasus positif, pihaknya berharap semua elemen masyarakat bisa terus menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, seperti tetap memakai masker, tidak berkerumun, dan selalu menjaga jarak dalam setiap aktivitas di luar rumah.

Secara keseluruhan, perkembangan Covid-19 Sulbar sudah mencapai 12.348 warga yang terkonfirmasi positif. Sebanyak 11.986 diantaranya sudah pulih, meninggal dunia 346 kasus.

Sementara 16 kasus positif yang ada saat ini, hanya satu pasien yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan. Sisanya memilih melakukan isolasi mandiri.

Terkait penanganan pandemi, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengingatkan agar masyarakat tidak lengah dan tetap waspada akan potensi penularan corona yang bisa melanda kapan saja, terutama saat momen libur akhir tahun nanti.

Hal ini disampaikan dalam rapat koordiasi secara virtual, membahas kinerja pemerintahan pada sisa anggaran tahun 2021.

Gubernur menekankan kepada dinas terkait agar tetap memaksimalkan upaya pencegahan, utamanya melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Terutama Dinas Kesehatan, jangan sampai Covid-19 kembali meningkat,” tegas Ali Baal dalam rapat Senin lalu.

Dinas-dinas yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Sulbar diminta terus bersinergi dan berkolaborasi dengan lembaga terkait, seperti TNI-Polri, melakukan kampanye protokol kesehatan di tengah masyarakat. (nas)